Agar aku tidak tuli terhadap panggilan-Nya di tengah-tengah dunia zaman ini dan agar aku berani terus mau setia berjuang dan bersusah payah bersama Kristus.
Dalam Formula Institut yang sama, kita diingatkan akan panggilan kita bahwa kita harus “melulu melayani Tuhan dan Gereja mempelai-Nya, di bawah Sri Paus di Roma, Wakil Kristus di dunia”. Dalam arti ini, kita adalah pelayan-pelayan dalam Missio Dei melalui Gereja.
Dari hidup Ignatius, mistik La Storta menjiwai panggilan kita ini. Ignatius dalam peristiwa itu melihat Yesus yang masih memanggul salib. Bagi kita, panggilan Jesuit adalah panggilan untuk ikut terus memanggul salib bersama Yesus yang masih memanggul salib sampai saat ini. Dengan demikian, keterpanggilan kita dalam Missio Dei bersama Gereja harus dihidupi dan dihayati dalam kesadaran rahmat panggilan yang kita mohonkan dalam minggu II, yakni “mau ikut dalam usaha Dia, serta bersusah payah bersama Dia”.
Pada hari ketiga ini, kita perlu bertanya:
Yoh 21, 15-19. Gembalakanlah domba-domba-Ku
Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku." Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku." Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki." Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah. Sesudah mengatakan demikian Ia berkata kepada Petrus: "Ikutlah Aku."